kalah dari audi barunya Ivan

Hello! thanks for visiting my blog... The language used in this web are mixed english and Indonesian, if you don't understand bahasa Indonesia, you probably like to read all english content here. Enjoy your life!

Setelah beberapa bulan absen ngebut bareng Ivan, akhirnya Minggu pagi kemaren kita jalan lagi, dan ini laporan sederhananya.

“We are agreed, we have reached the next level”

Ivan menjual A4 lamanya beberapa bulan yang lalu dan saya kehilangan partner ngebut yang tentunya membuat saya agak kehilangan “touch”. Tapi sejak dua minggu yang lalu Ivan sudah mengendarai Audi impiannya: A4 2.0T. Sebuah sedan compact Audi hitam dengan mesin bertenaga 200 hp.

Saya bangun jam 04.30. Meskipun baru tidur sejam, sama sekali nggak ngurangin semangat untuk ngebut. Janjian ketemu di depan starbucks TIS jam 05.00 dan seperti biasa saya telat 10 menitan. Akhirnya liat lawan baru (mobil baru). Saya bilang, “hebat lho sekarang ada “T” nya di belakang 2.0 nya.” Dan kami tertawa-tawa satu menit sebelum berangkat.

Berangkat jam 05.25, langsung masuk tol dalam kota. Masih sepi, lumayan buat pemanasan. Begitu kita sudah belok ke arah Jagorawi, barulah Ivan unjuk powernya… dan saya ketinggalan dunk… ternyata berat lawan 2.0T dengan pengemudi seperti Ivan. Gelap dan kepadatan yang cukup dari tol Jagorawi membuat saya tidak tertinggal terlalu jauh. Masih ada sedikit saya bisa menyusul Ivan, setidaknya dua kali, dan perlu dicatat bahwa itu pun terjadi karena Ivan terhambat kendaraan-kendaraan lambat yang memadati seluruh ruas jalan (keong balapan). Saya? Tentunya ambil bahu jalan, makanya bisa ngelewatin… :p

Pada perjalanan berangkat itu kecepatan maksimum yang berhasil dicapai si hijau adalah 210 km/jam sedangkan Ivan berhasil menyentuh 230 km/jam. Seperti biasa, tidak ada yang lebih cepat dari kami. Mungkin ada beberapa yang berdarah panas dan mencoba untuk mengejar kami, tapi kami ngga tahu menahu karena nggak berasa.

Jam menunjukkan pk 05.50. Kami berhenti di sebuah tenda bubur tjianjur setelah kebingungan mencari tenda bubur yang biasanya kami singgahi. Sepertinya dia tidak atau belum jualan pada jam itu atau hari itu. Ngobrol sambil makan bubur membahas betapa kangennya kita sama kegiatan ngebut ini. Tentunya juga bahas tunggangan barunya Ivan. Ya harganya, powernya, dan lain-lain.

Sekitar pk 6.00 kami turun lagi. Ini adalah saat-saat paling bahagia dalam acara ini, karena

 

  • kecenderungan jalan menurun,
  • matahari sudah mulai bersinar terang sehingga kita tidak perlu pakai lampu
  • arah kita yang membelakangi matahari sehingga kita tidak silau.
  • kepadatan lebih rendah ketimbang waktu berangkat yang harus ngelewatin bapak-bapak yang mau golf di rancamaya ataupun di sentul.

Lepas dari pintu tol, kami langsung tancap gas pol… berusaha secepat-cepatnya mencapai kecepatan maksimum. Ada kejadian yang cukup bikin jantung agak lebih kencang dari biasanya, yaitu ketika Ivan mengambil jalur bahu jalan dan ternyata ada seekor sedan sedang berhenti di situ. Kita harus rem mendadak (saya di belakang Ivan).

Untuk pertama kalinya, si hijau mencapai kecepatan 235 km/jam pada perjalanan ke Jakarta tersebut. Hanya setengah menit mungkin, tapi sudah sangat cukup. Ternyata Ivan dengan si hitam nya berhasil mencapai 250 km/jam. kami tertawa-tawa di telepon merayakannya ketika kami mencapai pintu keluar tol Jagorawi.

Begitulah kebahagiaan kami hari itu. Complaint kami sama yaitu, begitu banyaknya pengemudi lambat yang mengambil jalur kanan di jalan tol. Betapa mereka tidak menyadari bahayanya. Subyektif sekali yah kita… hehehe…

Share it:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Digg
  • Facebook
  • TwitThis

One Response to “kalah dari audi barunya Ivan”

  1. bursa iklan jual beli mobil Says:

    Hmm… =D

    Beli Audi baru di sini >>

    IndexMobil.Com :: Bursa Jual Beli Mobil Indonesia - Bursa Iklan Mobil Indonesia - Info Harga Mobil Bekas & Mobil Baru Indonesia

Leave a Reply